Procurement Manager
Kantor Pusat – Jakarta
Tugas & Tanggung Jawab
- Sebagai Procurement Manager anda akan melapor langsung kepada Direktur Supply Chain Management
- Memimpin dan mengawasi seluruh operasi pengadaan dan logistik untuk memastikan pasokan barang dan jasa yang tepat waktu dan efisien bagi kegiatan kebun dan pabrik.
- Mengembangkan rencana pengadaan yang selaras dengan kebutuhan operasional perkebunan, termasuk siklus penanaman, panen, dan pemeliharaan kebun.
- Mengelola hubungan dengan vendor, termasuk negosiasi harga, evaluasi kinerja, dan audit kepatuhan.
- Merancang dan menerapkan strategi logistik yang efektif untuk lokasi perkebunan terpencil, bekerja sama dengan vendor transportasi lokal dan nasional.
- Mengawasi pengiriman impor, memastikan seluruh dokumen dan proses kepabeanan ditangani secara efisien.
- Mengendalikan biaya pengadaan, melakukan analisis penawaran, dan mendukung proses tender untuk kategori pengadaan utama.
- Berkoordinasi dengan tim gudang dan lapangan untuk memastikan ketersediaan stok penting dan pengisian ulang secara tepat waktu.
- Memantau dan menyelesaikan masalah terkait pengadaan dan pengiriman seperti keterlambatan, kerusakan, atau ketidaksesuaian pesanan.
- Menyediakan laporan rutin kepada manajemen senior terkait kinerja pengadaan, KPI vendor, dan inisiatif penghematan biaya.
- Menangani masalah pengadaan dan logistik yang mendesak atau insidental guna mendukung kelangsungan operasi perkebunan.
Kualifikasi
- Gelar Sarjana di bidang Supply Chain Management, Agribisnis, Teknik Industri, atau bidang terkait.
- Pengalaman kerja minimal 8–10 tahun di bidang pengadaan dan logistik, dengan setidaknya 3 tahun di posisi manajerial, khususnya di lingkungan perkebunan (seperti kelapa sawit, karet, tebu, dll.).
- Pemahaman yang kuat terhadap operasi perkebunan, termasuk siklus musiman, kebutuhan agrokimia, alat berat, suku cadang, dan supply chain pupuk.
- Pengalaman langsung dalam mengelola pengadaan barang lokal maupun impor untuk kebutuhan kebun dan pabrik.
- Terbukti mampu mengembangkan strategi pasok untuk lokasi yang terpencil atau sulit dijangkau.
- Terbiasa dengan regulasi perdagangan internasional, proses impor-ekspor, dan prosedur kepabeanan.
- Fasih berbahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, dengan keterampilan komunikasi dan negosiasi yang baik.
- Mahir menggunakan sistem ERP dan perangkat lunak supply chain/logistik.
- Kemampuan kepemimpinan yang kuat, mampu memimpin tim lintas fungsi (kebun, gudang, pabrik, keuangan).